Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mencoba Keberuntungan Bisnis Di Ralali.Com

Saya memang suka berjualan, semenjak saya sekolah dasar pun saya telah mulai berjualan. Darah membuka usaha mengalir dari kedua orang renta saya. Ayah aku berdagang sayur-sayuran, sedangkan Ibu aku berdagang beras dan kopi. Cukup usang orang bau tanah saya berdagang. Ayah aku berhenti berjualan, sejak sakit-sakitan, dan kesannya memang tidak lagi berjualan. Meski saat itu posisi Ayah cuma sebagai penyedia stok saja ke berbagai toko sayuran.Akhirnya memang berhenti sesudah Ayah meninggal.  Ibu saya pun balasannya berhenti setelah harga sewa kios di pasar semakin tinggi. Lalu Ibu membuka warung di rumah.Ibu berhenti berdagang, sesudah kami anak-anaknya meminta ia untuk istirahat.

Saya sewaktu kecil hingga saya sekolah jenjang lanjutan atas sering sekali menolong Ibu berdagang di warung, mulai dari mempertahankan, melayani pembeli sampai dengan mengawalibu belanja stok barang. aku berlajar berdagang semenjak kecil. Saya juga diajari mengatur, berhitung dan merekap laba yang didapat dari hasil pemasaran. Pelajaran dan pengalaman yang sederhana, tanpa pelajaran khusus. Bahkan cuma alasannya adalah rutinitas harian saja. 


Namun darah pedagang mirip mengalir juga di diri saya, saya bahagia berdagang apa saja, asalkan menghadirkan uang dan bisa saya lakukan. Mulai dari berjualan makanan, busana, kebutuhan sehari-hari. Semua nyaris telah aku jual.Sampai hasilnya aku berhasil mempunyai toko buku. Waktu demam dunia perbukuan mulai lesu, saya pun terkena imbasnya. Saya dan suami kesudahannya memutar haluan dengan berdagang busana. Kami pun risikonya memiliki toko busana di salah satu pasar di kota Bengkulu

Berdagang di Zaman Digital

Saat berdagang, saingan kami dikala itu selaku pedagang kecil yaitu hadirnya pedagang besar di berbagai mall. Mereka kadang menunjukkan bagian harga yang besar dan tentu saja iklan yang menawan sehingga banyak pembeli yang belanja pakaian di sana.

salah satu teladan dagangan di toko saya :)
Meski demikian saya senantiasa yakin, bahwa rejeki sebagai pedagang akan senantiasa ada selagi kita mau berupaya dan tekun melaksanakan banyak inovasi. Meski kami pedagang kecil tidak bisa memberikan diskon besar, paling tidak kami mesti berpikir bagaimana menjualkan barang yang diharapkan dengan harga yang terjangkau. Sebab banyak juga konsumen kami yang masih setia belanja pakaian di pasar dengan aneka macam argumentasi. Salah satunya harga yang terjangkau dan tidak butuhbanyak persiapan , apalagi mesti berdandan. Sangat berlainan kalau ingin belanja di mall, dari sisi performa saja berlawanan. Tidak mampu seadanya saja. 

Tergiur  Jualan Online

Saya dan sahabat-sahabat menjalani kegiatan jual beli seperti biasa, namun kelesuan timbul kembali. Kalo sebelumnya ada  persaingan dari toko besar di mall.  Muncul lagi kompetisi dari berbagai toko online. Wabah belanja online semakin menawan dan diminati oleh banyak orang. 

Banyak para penjualoffline yang juga menjualkan banyak sekali produknya dengan cara online. Saya pun mengikuti trend tersebut. Saya mengiklankan barang dagangan aku di aneka macam media umum. Seperti facebook, fanspage, instagram dan blog atau website. 

Jualan online, mesti dengan foto dan berita yang menawan dan lengkap
Hampir tiap hari selain gelar barang jualan di toko saya juga gelar dagangan di media sosia. Paling sering saya update barang dagangan di facebook dan instagram. Saya juga aktif ikut di grup perdagangan. Baik untuk skala lokal maupun nasional. Termasuk juga grup di What Ap dan Line. Saya bahkan mempunyai juga grup khusus untuk barang dagangan saya dan juga para reseller.

Jualan online bukan hanya praktis, tetapi juga menjadi candu dan  menantang. Setiap hari saya akan bertemudengan banyak sekali pembeli dari banyak sekali daerah dan juga pastinya dengan karakter yang berlawanan-beda juga. Ini merupakan suatu pelajaran berharga perihal bagaimana mengerti tipikal pembeli. Saya bahkan telah sampai pada tahap, bisa menebak dari permulaan. Bahwa pembeli ini kan benar berbelanja, sekedar mengajukan pertanyaan atau cuma php saja. Seru pokoknya.

Salah satu laba aku berdagang online yang juga punya toko offline yaitu, bisa mengajak atau menyarankan pembeli untuk mampir dan belanja langsung ke toko saya.Apalagi waktu permulaan-permulaan, masih banyak konsumen yang tidak langsung yakin dengan jualan online. Memang tidak mampu disangkal, kejahatan perdagangan online juga kian marak berbanding lurus dengan meningkatnya bisnis online itu sendiri. Ada saja modusnya setiap hari. 

Makara para pelanggan aku, bisa melihat secara pribadi barang dagangan yang aku jual di toko saya.

Melirik Jualan di Markeplace

 
Kaprikornus dagangonline itu asik, makin lama semakin bikin kita tertantang Meski yang kita jual itu yaitu barang yang mungkin sepele bagi orang lain. Namun di bagian dunia lain, banyak yag butuh juga.Apalagi kalo barang yang dijual itu unik dan ngak pasaran. Misalnya mirip yang aku jual, pembalut kain. Jenis barang ini bahkan telah diorder dari mancanegara juga. Makin hari kian banyak orang yang sadar akan pola hidup.  Peminat pembalut kain  semakin banyak.


Banyak peminat jualan aku yang satu ini :)
Untuk memperluas jangkauan pasar, di tahun 2019 ini aku ingin mencoba berdagang di marketplace. 

Pengertian Marketplace

Menurut Wikipedia, Diterjemahkan dari bahasa Inggris-Pasar online yaitu jenis situs e-commerce di mana gosip produk atau layanan disediakan oleh beberapa pihak ketiga, sedangkan transaksi diproses oleh operator pasar. Pasar online yakni jenis utama dari multichannel ecommerce dan mampu menjadi cara untuk merampingkan proses buatan.

Beberapa Keuntungan Berjualan Di Marketplace

1. Website sudah dipersiapkan
2. Tidak perlu memikirkan metode dagangonline
3. Tempat berkumpulnya banyak pembeli
4. Product  awareness otomatis meningkat
5. Pembeli dan penjual merasa Aman
6. Iklan dan penawaran spesial gratis
7. Disiapkan jasa pengantaran

Berbagai keuntungan tersebut, yang membuat aku juga tertarik untuk memulai berbisnis menggunakan marketplace. Saya pun mencoba mempelajari banyak sekali jenis dan bentu marketplace yang ada di Indonesia. Saya pelajari tata cara dan track record dan aneka macam jenis marketplace tersebut.

nilai kebaikan yang ada di Rallai.com

Saya ingin mengenali dan mencoba berjualan di marketplace Rarali.com. Nama marketplace ini bagi saya Indonesia banget jadi berasa nasionalisme juga dengan mendukung perekonomian bangsa. Makanya saya jadi mencari tahu lebih banyak lagi perihal marketplace Rarali ini. Berasal dari bahasa Jawa Ora Lali, yang artinya tidak lupa atau tidak melupakan. Untuk menerima gambarannya, kamubisa tonton video berikut ini.



Sama halnya dengan marketplace lainnya, visi misi ralali juga untuk menjadi platform bisnis terbaik yang menghubungkan dan menunjukkan solusi bagi para pengusaha melalui teknologi digital.

Misi Ralali.com adalah untuk menjembatani pebisnis sukses melalui teknologi digital, berbagi teknologi digital yang handal dan user-friendly yang dapat dijadikan platform bisnis unggulan elegan dunia, mengembangkan SDM yang handal di bidang teknologi digital & bisnis, dan membangun ekosistem pebisnis ke dalam Ralali.com.

Perjalanan Bertumbuhnya Ralali

Ralali dari kala ke periode

2014

Berdiri sejak 2014, Ralali.com sekarang memiliki 11.000 vendor terpercaya, 135.000 pelanggan, 250.000 produk, dan 2 juta pengunjung dari seluruh Indonesia setiap bulannya.

2016

Pada tahun 2016, Ralali.com bertransformasi ke pasar bisnis online (Ralali 2.0) dengan lebih banyak klasifikasi mirip HoReKa(Hotel, Restoran & Kafe), Otomotif, Elektronik, Komputer & Komunikasi, Kecantikan, Alat Kantor, Bahan Bangunan, dan lain-lain.

Ralali menyadari bahwa setiap UMKM memiliki kebutuhan dan tantangan tersendiri, maka dari itu, bisnis versi yang unik diperlukan untuk menunjukkan penyelesaian yang tepat untuk setiap segmen, yang dimulai dari HoReKa, Otomotif, dan Bahan Bangunan.

2018

Di tahun 2018, Ralali.com memperkenalkan pasar online vertikal (Ralali 3.0): Bisnis Inovasi Grup (BIG), dimana Ralali.com lebih mendalami siapa pelanggan kami dan menggunakan big data untuk memperlihatkan penyelesaian terhadap UMKM agara keperluan bisnis mereka mampu tercukupi. 

Banyak juga yang telah bekerjasama dengan Ralali

Kemudian Ralali juga tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian yang telah diraih oleh Ralali. hal ini juga menunjukan bahwa Ralali yaitu marketplace yang juga diandalkan dan diharga kehadirannya. Kemunculan marketplace Ralali juga diperhitungan di penduduk . Banyak yang telah menggunakan marketplace ini untuk memenuhi banyak sekali kebutuhan.
 
Woow, banyak juga yang telah Rallai raih
Dengan banyak sekali argumentasi ini, oleh sebab itu di tahun 2019 ini. Saya mencoba untuk berdagang di Ralali.com. Supaya barang dagangan aku juga tersebar dan disukai dengan skala yang lebih luas lagi.

Nah, tinggal aku nih, nanyain prosedur dan tata cara untuk mampu berdagang di Ralali. Saya rasa syaratnya juga tidak akan dipersulit karena sesuai dengan visi dan misinya. Bahwa Ralali juga akan support kepada produk UMKM.

Kalian yang juga punya minat untuk berdagang online dengan skala besar. Bisa juga mencoba berjualan di Ralali yah, kita coba peruntukkan dagangonline di tahun 2019 ini di marketplace, salah satunya di Ralali.

Selamat mencoba yah !